Atrofi Optik
optic atrophy
Ringkasan Singkat
Atrofi optik adalah degenerasi serat saraf optik yang menyebabkan penurunan penglihatan, sering kali akibat penyakit sistemik atau keracunan.
Atrofi optik merujuk pada degenerasi atau kerusakan permanen pada serat-serat saraf optik yang mengirimkan sinyal visual dari retina ke otak. Kondisi ini mengakibatkan diskus optikus tampak pucat saat diperiksa, yang menandakan hilangnya kapiler dan akson saraf.
Beberapa penyebab umum dari atrofi optik meliputi kondisi seperti ataksia lokomotor, sklerosis multipel (multiple sclerosis), atau cedera traumatik. Selain itu, paparan zat beracun seperti timbal atau metil alkohol (spiritus) juga dapat memicu kerusakan saraf optik yang cepat dan parah.
Gejala utamanya meliputi penglihatan kabur, hilangnya penglihatan warna, dan penyempitan bidang pandang. Karena saraf optik adalah bagian dari sistem saraf pusat, kerusakan yang terjadi biasanya bersifat ireversibel atau sulit untuk dipulihkan sepenuhnya.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- Vaughan & Asbury's General Ophthalmology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.